466 Dilihat

Salah satu faktor penunjang dalam dunia penerbangan adalah Industri MRO (Maintenance , Repair dan Overhaul). Meskipun banyak maskapai penerbangan telah memiliki Departemen Teknik dan Fasilitas perawatan sendiri , namun keberadaan sebuah Industri MRO memiliki peran strategis. Menteri Perindustrian Saleh Husin menghitung potensi bisnisI ndustri MRO di Indonesia saat ini mencapai USD 920 juta atau Rp 12,1 triliun dengan mengacu kurs dollar AS Rp 13.200.”Dalam empat tahun ke depan bisa naik menjadi USD 2 miliar, setara Rp 26,4 triliun. Untuk itu, kami tengah mendorong peningkatan kapasitas maupun kapabilitas industri MRO di Indonesia,” ujarnya pada Konferensi Aviation Maintenance Repair and Overhaul Indonesia (AMROI) ke-4 di Jakarta seperti dikutip Tribun Bisnis, April 2016. Pada kesempatan lain beliau juga menyatakan Selama ini hanya 30 persen pesawat yang beroperasi di sini dirawat di Indonesia, sisanya melakukan perawatan di MRO luar negeri. Istilahnya, kita mesti tarik pulang yang 70 persen ini ke bengkel pesawat kita sendiri. Kita bidik sebagian besar pesawat dirawat dan di-overhaul di sini,”

 Garuda Indonesia melalui salah satu SBU nya yakni GMF Aero Asia saat ini melakukan penambahan kapasitas perawatan pesawat melalui pembangunan hangar baru untuk merawat pesawat berbadan kecil (narrow body), dalam usaha pengembangan bisnisnya. Hangar baru ini disebut Hangar 4 dan berlokasi di kawasan Bandara Soekarno Hatta Cengkareng.  Pembangunan hangar 4 yang seluruh pembangunannya dikerjakan oleh putera puteri bangsa Indonesia ini merupakan hangar pesawat narrow body terbesar di dunia  setelah predikat hangar terbesar di dunia sebelumnya dipegang oleh Turkish Technic di negara Turki. Luas area hangar 4 adalah 67.022 m2 dengan 64000m2 area produksi dan 17.600m2 area perkantoran. Kapasitas Hangar 4 dapat merawat 16 pesawat berbadan kecil/narrow body secara bersamaan dengan satu bay untuk fasilitas painting pesawat.  Hangar 4 dapat mengakomodir sebanyak 16 pesawat narrow body secara paralel yang meliputi pekerjaan perawatan ringan maupun berat, modifikasi winglet, perbaikan struktur, modifikasi interior pesawat, pengecatan dan perawatan lainnya. Hanggar tersebut telah diresmikan tahun 2015 lalu dan diharapkan tahun ini sudah mampu meraih pendapatan sebesar US$ 454 juta dolar atau sekitar Rp 6 triliun tahun ini. Adapun target laba bersih yang dipatok sekitar US$ 69 juta dolar atau sekitar Rp 920 miliar seperti yang diutarakan Direktur Utama Garuda Indonesia Pahala N Mansury. Lion Air Group  memiliki Batam Aero Technic yang merupakan pusat perawatan dan perbaikan pesawat, mesin,landing gear, dan komponen perawatan yang beroperasi pada 2014. Lion Air Group membangun BAT diatas lahan seluas 40 ribu m2.Tidak mau kalah dengan Garuda dan Lion Air, Sriwijaya Air Group bersama Bintan Aviation Investment menyiapkan kerja sama pembangunan bandar udara (Bandara) dan fasilitas maintenance repairing and overhaul (MRO) di Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, dengan nilai investasi hingga USD200 juta, dikutip dari sindonews.com Maret 2017.

Selain itu diluar maskapai pun ada beberapa operator MRO lain seperti MS Tech di bandung yang baru saja memperluas hanggarnya hingga mampu menampung 5 buah pesawat narrow body dan PT Dirgantara Indonesia dengan SBU nya PT NTP ( Nusantara Turbin & Propulsi ) yang juga sudah memiliki sertifikasi FAA dan EASA. Selain itu ada juga pemain internasional yang masuk dalam bisnis MRO di Indonesia, FL Technics yang berpusat di Vilnus Lithuania melalui PT Avia Technics Dirgantara, Tahun lalu resmi memperoleh sertifikasi AMO 145D. Dengan mempergunakan Hanggar ex Batavia Air yang terletak di area Bandara Soekarno Hatta, FL Technics Indonesia hadir sebagai sebuah MRO yang patut diperhitungkan. Dengan luas hanggar 9.000 meter persegi, FL Technics memiliki kapasitas penampungan 3 pesawat berbadan lebar sekaligus. FL Technics merupakan salah satu perusahaan MRO terbesar di wilayah Eropa Timur dan CIS yang mampu menyediakan solusi pemeliharaan satu pintu untuk industri penerbangan komersial dan bisnis. Kegiatan FL Technics ini didukung oleh Avia Solutions Group, perusahaan infrastruktur aviasi terkuat di Eropa Timur, yang sudah mengantungi sertifikasi EASA untuk bermacam jenis pesawat diantaranya Boeing, Airbus, ATR, Embraer, Bombardier CRJ dan lain-lain.

Namun yang patut di perhatikan adalah kepemilikan sertifikasi internasional yang menjadi nilai tambah vital bagi sebuah industri MRO, baik dari FAA maupun EASA. Selain itu faktor sumber daya manusia menjadi hal yang cukup pelik. Untuk menjaga dan meningkatkan kemampuannya , setiap teknisi perawatan pesawat dituntut untuk selalu up to date dengan perkembangan teknologi melalui training baik secara regular sesuai mandatory maupun peningkatan kemampuan khusus. Kendala kemampuan bahasa asing menjadi masalah tersendiri yang kadangkala menjadi faktor penghambat. Ini menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan baik secara pribadi maupun dengan dukungan perusahaan. Jika tidak maka bisa jadi para teknisi lokal akan tergeser dengan teknisi dari Negara ASEAN lain yang memiliki kemampuan bahasa yang mumpuni seperti dari Singapura, Malaysia dan Filipina. Masa depan bisnis MRO yang masih terbuka luas harus dapat dimanfaatkan sebanyak mungkin untuk menampung SDM dari Indonesia.

admin Informasi

26 Replies

  1. Hey there! Do you know if they make any plugins to assist
    with SEO? I’m trying to get my blog to rank for some targeted keywords but I’m not
    seeing very good results. If you know of any please share.
    Many thanks!

  2. Hey! I just wanted to ask if you ever have any issues with hackers?
    My last blog (wordpress) was hacked and I ended up
    losing a few months of hard work due to no data backup.
    Do you have any methods to protect against hackers?

  3. Ping-balik: sildenafil generic
  4. Ping-balik: cialis online
  5. Ping-balik: cialis online
  6. Ping-balik: vardenafil cost
  7. Ping-balik: cheap vardenafil
  8. Ping-balik: online casinos
  9. Ping-balik: viagra pill

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *