2.635 Dilihat

Dengan bertumbuhnya maskapai penerbangan dengan layanan minimal (low cost carriers atau LCC) di Indonesia, diperlukan penjelasan bagi publik mengenai manajemen LCC-LCC tersebut dan apa yang menjadi hak bagi konsumen. Hal ini menjadi penting, karena dari 17 maskapai penerbangan berjadwal yang terdaftar di Kementerian Perhubungan, 14 diantaranya dinyatakan sebagai maskapai dengan pelayanan minimal.

Kategori LCC didasarkan pada Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Udara No. SKEP-87-V-2010 tentang Kelompok Pelayanan Jasa Angkutan Udara. Berdasarkan peraturan tersebut karakteristik pelayanan LCC antara lain adalah: tak ada layanan bagasi, jarak antar kursi 29 inci, tidak ada hiburan dalam pesawat, dan tidak ada pelayanan makanan dan minuman. Bagaimanakah sebenarnya penerapan sistem LCC tersebut pada industri penerbangan di Indonesia ?

Karakteristik umum maskapai LCC

Sebelum secara lebih mendalam berbicara mengenai manajemen maskapai penerbangan LCC di Indonesia, perlu kiranya dipahami mengenai sistem LCC itu sendiri. Secara umum maskapai LCC memiliki tujuan yang sama dengan bisnis lainnya, yaitu mengurangi biaya sebanyak mungkin dan meningkatkan keuntungan sebesar mungkin. Namun, pengurangan biaya dan peningkatan keuntungan ini dilakukan di semua komponen biaya dan pendapatan (Stephen Shaw, 2007).

Pertama, maskapai dapat mengurangi biaya operasional pesawat, antara lain dengan hal-hal berikut: i) penggunaan satu tipe pesawat (biasanya lini produk Airbus A320 atau Boeing 737) untuk mengurangi biaya pelatihan dan perawatan; ii) pembatasan peralatan opsional dalam pesawat untuk mengurangi biaya pembelian dan perawatan, serta mengurangi bobot pesawat untuk mengurangi penggunaan bahan bakar; iii) waktu putar (turnaround time) yang cepat untuk memaksimalkan penggunaan pesawat; iv) program lindung nilai bahan bakar, untuk mengurangi resiko perubahan harga bahan bakar.

Kedua, maskapapi dapat mengurangi biaya operasional penerbangan, dengan hal-hal berikut: i) penggunaan bandara-bandara sekunder yang lebih murah dan tidak ramai, atau melakukan penerbangan di waktu-waktu yang kurang ramai dan dengan biaya pendaratan yang lebih murah, yaitu pada pagi subuh atau pada malam hari; ii) penyederhanaan rute, dengan fokus pada penerbangan langsung point-to-point daripada sistem transfer melalui hubs; iii) penggunaan karyawan untuk merangkap beberapa peran, seperti pramugari yang merangkap untuk membersihkan kabin, dan staf check-in yang juga merangkap sebagai gate agents; iv) penggunaan tangga, yang lebih murah daripada garbarata, untuk naik pesawat.

Selain itu, di tingkat penumpang, selain mengurangi biaya layanan, maskapai dapat pula meningkatkan pendapatan dengan beberapa cara: i) skema harga tiket yang sederhana, termasuk dengan pemberian harga yang lebih murah untuk pembelian di jauh hari; ii) penjualan tiket langsung lewat internet untuk mengurangi biaya dan komisi untuk agen perjalanan; iii) penyediaan hanya satu kelas penumpang dengan alokasi tempat duduk tanpa reservasi atau dengan tambahan biaya; iv) tidak disediakannya sistem hiburan dalam pesawat; v) penciptaan pendapatan dari layanan tambahan, seperti layanan makanan dan minuman, tambahan bagasi, tambahan tas kabin, dan urutan naik pesawat prioritas; vi) tidak adanya pengembalian uang atau perpindahan pesawat jika penumpang ketinggalan pesawat, untuk mempercepat tinggal landas.

Dalam penerapannya secara bisnis, tidak semua komponen penghematan tersebut dapat dilakukan LCC. Hal ini disebabkan karena karakter pasar penerbangan dan infrastruktur tiap negara (maupun tiap bandara) juga berbeda.

Penerapan model bisnis LCC di negara lain

Terlepas dari kendala-kendala yang berbeda, maskapai LCC dapat menerapkan strategi bisnis yang disesuaikan dengan pasar masing-masing. Pertama, ada yang memaksimalkan rotasi. Hal ini dilakukan dengan menggunakan satu pesawat untuk satu rute secara rutin pulang-pergi. Model ini diterapkan oleh Southwest Airlines sebagai bagian dari Canvas Strategy-nya (Kim dan Moubergne, 2005). Strategi tersebut menyatakan bahwa dalam menjalankan bisnisnya Southwest Airlines hanya berfokus pada tiga hal yaitu: pelayanan yang ramah, kecepatan, dan keberangkatan point-to-point secara berkala. Southwest Airlines merupakan maskapai AS terbesar keempat dalam hal pengangkutan penumpang dan kedua terbesar dalam hal keberangkatan penerbangan domestic.

Kedua, ada yang melakukan penghematan biaya bandara secara besar-besaran dengan menggunakan bandara sekunder sebagai tempat lepas landas pesawat. Model ini diterapkan oleh Ryan Air sebagai  bagian dari Cost Efficiency Strategy(shiftindonesia.com, 2013). Strategi tersebut dengan ketat mengontrol empat biaya utama yang harus dipenuhi sebuah perusahaan penerbangan pada umumnya: biaya peralatan pesawat, biaya pelayanan konsumen, biaya akses bandara dan handling, serta biaya pemasaran dan promosi, selain peningkatan produktifitas dan efektifitas karyawan. Saat ini Ryan Air, yang berbasis di Dublin, Irladia, telah tumbuh sebagai salah satu makapai terbesar di Eropa. Baru-baru ini, strategi penghematan baru diterapkan oleh RyanAir, yaitu dengan mengurangi beban pesawat di udara sehingga akan menghemat pemakaian bahan bakar. Caranya cukup kontroversial, yaitu meminta para kru pesawat tetap ramping dan tidak kelebihan berat badan. Selain itu, mereka juga menukar troli dan kursi dengan jenis yang lebih ringan. Usaha penghematan lainnya adalah memperkecil ukuran majalah dan menu dari A4 menjadi A5, dan mengurangi jumlah es yang digunakan di pesawat.

Ketiga, ada maskapai yang memaksimalkan seasonal smoothingatau meratakan tingkat penerbangan antar masa high-season dan low-season. Hal ini dilakukan dengan memberikan diskon spesial pada saat low season dan diskon khusus untuk pembelian di muka untuk masa high season. Model ini diterapkan oleh Air Asia dan easyJet sebagai bagian dari strategi harga diskon. Diskon dapat diberikan dalam bentuk diskon kuantitas, diskon pembayaran tunai, maupun trade discount (Kotler & Amstrong, 2008). EasyJet, yang berbasis di Luton, Inggris, merupakan maskapai bertarif rendah terbesar di Eropa, yang mengoperasikan penerbangan domestik dan internasional dengan 307 rute yang menghubungkan 80 kota di Eropa. Air Asia adalah maskapai Asia yang berbasis di Kuala Lumpur, Malaysia, dengan sekitar 100 tujuan di lebih dari 15 negara, dilayani oleh berbagai maskapai dan anak perusahaan yang menggunakan nama merek perusahaan tersebut.

Penerapan sistem LCC di Indonesia

Di Indonesia, maskapai LCC menemui sejumlah kendala unik yang disebabkan oleh karakter geografis, infrastruktur, dan pasar penerbangan Indonesia. Hal-hal ini menyebabkan strategi pengurangan biaya LCC tidak dapat dilakukan secara maksimal.

Pertama, maskapai LCC menghadapi rute-rute domestik yang berjauhan atau tersebar luas. Jarak tempuh beberapa kota di wilayah bagian barat ke kota di wilayah bagian timur dapat mencapai lebih dari 2 jam penerbangan. Ini akan berpengaruh pada rotasi pesawat dan biaya bahan bakar yang mahal.

Kedua, ada keterbatasan bandara sekunder, dimana hampir seluruh kota besar di Indonesia hanya memiliki satu bandara. Dan jika ada bandara alternatif, secara teknis dan operasional masih kurang memadai. Bandara-bandara alternatif di Indonesia biasanya dimiliki oleh TNI-AU atau oleh Pertamina, dimana penggunaannya membutuhkan ijin khusus dari Pemerintah.

Ketiga, kurangnya dukungan dari pemerintah daerah, dimana banyak Pemda di Indonesia masih setengah hati dalam memberikan dukungan bagi airlines yang mau beroperasi ke daerahnya. Masih sering terjadi beberapa kasus dimana oknum bahkan mempersulit proses administrasi jika tanpa “sumbangan “ tertentu.

Keempat, layanan internet yang masih belum stabil di beberapa wilayah menghambat proses pemasaran dan penjualan tiket LCC. Karena hal ini, penumpang terpaksa menggunakan jasa agen perjalanan, sehingga terkena biaya tambahan.

Kelima, infrastruktur penunjang belum memadai di beberapa wilayah. Sebagai contoh, beberapa bandara memiliki waktu operasi yang singkat dan prasarana angkutan darat dari airport menuju kota juga masih minim dengan biaya tinggi.

Selain itu, beberapa maskapai penerbangan dalam mengadopsi sistem LCC masih terkesan setengah-setengah. Sebagai contoh, Lion Air masih mempergunakan jenis pesawat yang beragam baik tipe maupun manufaktur (Boeing dan Airbus), dan jasa agen perjalanan untuk pemasarannya. Secara sistem, hanya Indonesia Air Asia yang bisa dikatakan secara konsisten menerapkan konsep layanan LCC dalam kegiatan operasionalnya.

Perlu juga digaris-bawahi bahwa konsep LCC bukan berarti mengorbankan masalah keselamatan. Ada kekhawatiran bahwa maskapai penerbangan mengurangi standar keselamatan sebagai bentuk penghematan untuk dapat menekan harga. Kasus Adam Air menjadi sebuah contoh tragis yang tidak boleh terulang lagi. Pemerintah melalui Peraturan Menteri No 91/2014 mengamanatkan bahwa semua jenis maskapai – dari full service sampai LCC – tidak boleh memberikan harga di bawah 40% dari batas atas. Hal ini ditujukan agar maskapai tetap memiliki kemampuan finansial yang mencukupi untuk selalu menjaga standar keselamatan mereka.

Namun sebenarnya pokok permasalahannya bukan di harga tiket yang murah melainkan pada pengawasan rutin dan tegas yang harus dilakukan para inspektur dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara. Evaluasi yang menyeluruh, pemberian sanksi tanpa kompromi pada setiap pelanggaran dan pembinaan terus menerus menjadi ujung tombak dari komitmen penegakan peraturan keselamatan penerbangan. Jadi selama maskapai penerbangan LCC tersebut terbukti dapat menjaga komitmen mereka terhadap safety dan service sesuai peraturan kepada penumpang, maka pemerintah tidak perlu terlalu repot mengatur segi bisnisnya. Biarkan masyarakat calon penumpang yang memilih sendiri berdasarkan penilaian masing-masing, maskapai mana yang layak untuk digunakan dan dapat memenuhi kebutuhan mereka.

271 Replies

  1. I think this is one of the most vital info for me. And i’m
    glad reading your article. But wanna remark on few
    general things, The website style is wonderful, the articles is
    really great : D. Good job, cheers

  2. Hi, i read your blog occasionally and i own a similar one
    and i was just wondering if you get a lot of spam
    feedback? If so how do you stop it, any plugin or anything you can recommend?

    I get so much lately it’s driving me crazy so any
    help is very much appreciated.

  3. Thank you for every other informative web site.
    The place else may I am getting that kind of information written in such an ideal means?
    I’ve a venture that I am simply now working on, and
    I’ve been at the glance out for such information.

  4. Great weblog here! Also your web site loads up
    very fast! What web host are you the usage of?
    Can I am getting your affiliate link for your host? I desire my web site loaded up as quickly as yours lol

  5. Neat blog! Is your theme custom made or did you download it
    from somewhere? A design like yours with a few simple tweeks would really make my
    blog stand out. Please let me know where you got your
    design. With thanks

  6. Ping-balik: Order Viagra Online
  7. Ping-balik: cialis 10 mg
  8. Ping-balik: walmart pharmacy
  9. Ping-balik: generic cialis
  10. Ping-balik: online casino games
  11. Ping-balik: viagra online canada
  12. Ping-balik: real casino online
  13. Ping-balik: casino games
  14. Ping-balik: tadalafil 40 mg
  15. Ping-balik: cash advance
  16. Ping-balik: personal loan
  17. Ping-balik: installment loans
  18. Ping-balik: viagra pills
  19. Ping-balik: What Is PhenQ
  20. Ping-balik: online gambling
  21. Ping-balik: new cialis
  22. Ping-balik: casino online usa
  23. Ping-balik: winning online casino
  24. Ping-balik: elvia
  25. Ping-balik: cialis 5 mg
  26. Ping-balik: cialis internet
  27. Greetings from Idaho! I’m bored to tears at work so I decided to browse your site on my iphone during lunch break.

    I really like the knowledge you present here and can’t wait to take a look when I get home.

    I’m surprised at how quick your blog loaded on my cell phone ..
    I’m not even using WIFI, just 3G .. Anyhow, excellent blog!

    comprar viagra india

  28. Bruits stimulation resolve label with you which binds to abuse requiring on how desire your Preparation drugs online is, how it does your regional poison, and any side effects that you may bear received. slot games online casinos usa

  29. What i don’t understood is if truth be told how you
    are now not really a lot more well-appreciated than you may be now.
    You are very intelligent. You already know thus significantly when it comes to this
    subject, made me for my part believe it from numerous numerous angles.
    Its like women and men don’t seem to be fascinated until it’s one thing to accomplish
    with Woman gaga! Your personal stuffs nice. Always deal with it
    up!
    comprar viagra en espana sin receta

  30. Do you mind if I quote a couple of your posts as long as I provide
    credit and sources back to your site? My blog site is in the exact same niche as
    yours and my visitors would really benefit from a lot of the information you present here.
    Please let me know if this okay with you. Thanks!

    feco oil vs cbd oil

  31. Ping-balik: cialis to buy
  32. Ping-balik: order viagra
  33. Ping-balik: real online casino
  34. Ping-balik: slots online
  35. Ping-balik: online casino usa
  36. Ping-balik: generic viagra names
  37. Ping-balik: discount viagra
  38. I will right away snatch your rss feed as I can’t to find your email subscription link or e-newsletter service.
    Do you have any? Kindly permit me know so that I may subscribe.

    Thanks.
    philosophy clear days ahead acne spot treatment review
    philosophy clear days ahead acne spot treatment review
    (Candace)

  39. Hiya! I know this is kinda off topic however I’d figured I’d
    ask. Would you be interested in exchanging links or maybe guest
    authoring a blog post or vice-versa? My site addresses a lot of the same subjects as yours and I believe we could greatly benefit from each other.
    If you might be interested feel free to shoot me an e-mail.
    I look forward to hearing from you! Great blog by the way!

    tiktok likes and followers link
    tiktok likes and followers link

  40. Ping-balik: when to take viagra
  41. Ping-balik: buy viagra pills
  42. Ping-balik: buy cialis online
  43. Ping-balik: buy viagra cheap
  44. Today, I went to the beach front with my children. I found a sea
    shell and gave it to my 4 year old daughter and said “You can hear the ocean if you put this to your ear.” She put the shell to her ear and screamed.
    There was a hermit crab inside and it pinched her ear. She
    never wants to go back! LoL I know this is totally
    off topic but I had to tell someone!
    essaywriting service
    https://entranceessays79.blogspot.com/2019/12/maya-angelou-essay-1200-words.html

  45. Ping-balik: medicine for erectile
  46. Ping-balik: cialis 5mg
  47. Ping-balik: brand viagra
  48. Ping-balik: buy now viagra
  49. Ping-balik: play casino
  50. Ping-balik: casinos online
  51. Ping-balik: viagra generic
  52. Ping-balik: free cialis coupon

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *